Tugas Pendahuluan ARP

  1. Apa kegunaan ARP
  2. Gambarkan dan jelaskan format datagram ARP Request/Reply
  3.  Berada dimanakah tabel ARP cache itu (di directory apa?)
  4. Cari option – option pada command arp (misal arp –a, arp -??), dan jelaskan maksud dan kegunaannya.
  5. Cari informasi tentang software sniffer tcpdump berikut command – command yang
    ada pada tcpdump dan apa kegunaannya
  6. Jelaskan cara penggunaan software wireshark, dan bagaimana cara melakukan filter
    terhadap :
    a. Paket arp
    b. Hanya dari source atau destination nomor IP yang ditampilkan pada display ?

Continue reading

Posted in Tugas | Leave a comment

Percobaan ARP, tcpdump & Wireshark

Step ke 1:

Buka terminal dan jalankan command arp –a pada host anda masing-masing, catat dan amati hasilnya. Apa maksud output yang dihasilkan command arp –a.

Hasilnya akan menampilkan alamat ip address dengan mac addressnya.
percobaan 1

Continue reading

Posted in Tugas | Leave a comment

Permasalah Sosial

Etika dan Sopan Santun

Pada suatu malam saya sedang duduk di halte bersama teman saya, keadaan pada malam itu cukup ramai banyak orang yang berlalu lalang dan ada beberapa orang juga yang sedang menunggu di halte tersebut. Mata saya tak berhenti melihat kendaraan dan orang yang sedang lewat, seketika ketika saya sedang berbincang dengan teman saya, ada seorang anak kecil yang sedang memulung dan dia lewat di depan saya dia bilang “Permisi Kak” sambil membungkukan sedikit badannya. Saya langsung kaget melihat anak kecil tersebut, sudah lumayan lama saya duduk di halte tersebut dan sekian banyak orang yang lewat baru anak kecil itu yang bilang permisi. Pada zaman sekarang ini banyak orang yang sudah melupakan kata “Permisi”, banyak orang yang malu atau gengsi untuk berbicara seperti itu, karena sekarang setiap orang sibuk dengan dirinya sendiri dan tidak memperdulikan hal sekitarnya.

Dan pada malam itu saya belajar dari anak kecil itu,saya sebagai Mahasiswa yang lebih berpendidikan dari anak kecil itu suka lupa akan hal sopan satun tersebut, sedang kan anak kecil itu yang tidak bersekolah dia masih menjunjung tinggi etika dan sopan santun.

Teori yang terkait :

Teori hubungan manusia (human relation theory) (Menurut William L.Morrow, Stephen P.Robbin, Stephen K.Bailey, 1986)

“Menitik beratkan bahwa norma-norma sosial merupakan faktor kunci dalam menentukan sikap, perilaku dan tindakan seseorang terutama dalam lingkungan kerja.”

Posted in Tugas | Leave a comment

Post Test RPC

1. Sistem Operasi Terdistribusi 
Pengertian Sistem Operasi  Terdistribusi
Sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi dari sistem terdistribusi, di mana sekumpulan komputer dan prosesor yang heterogen terhubung dalam satu jaringan. Koleksi-koleksi dari objek-objek ini secara tertutup bekerja secara bersama-sama untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan hasil secara lebih, terutama dalam:
a) file system
b) name space
c) Waktu pengolahan
d) Keamanan
e) Akses ke seluruh resources, seperti prosesor, memori, penyimpanan sekunder, dan perangakat keras.
Sistem operasi terdistribusi bertindak sebagai sebuah infrastruktur/rangka dasar untuk network-transparent resource management. Infrastruktur mengatur lowlevel resources (seperti Processor,memory,networkinterfacedan peripheral device yang lain) untuk menyediakan sebuah platform untuk pembentukan/penyusunan higher-level resources(seperti Spreadsheet,electronic mail messages,windows).

Continue reading

Posted in Tugas | Leave a comment

Pre Tes RPC (contoh pendistribusian komponen-komponen hardware, Program, Procedure)

1. Komponen distribusi Hardware
Contoh :
a. Modem
Modem berasal dari singkatan Modulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dkirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap p;erangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem” seperti VSAT, Mivrowave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada computer.
b. Printer
Printer atau pencetak adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik, di atas kertas. Printer biasanya terbagi atas beberapa bagian, yaitu picker sebagai alat mengambil kertas dari trayTray ialah tempat menaruh kertas. Tinta atau toner adalah alat pencetak sesungguhnya, karena ada sesuatu yang disebut tinta atau toner yang digunakan untuk menulis/ mencetak pada kertas. Perbedaan toner dan tinta ialah perbedaan sistem; toner atau laser butuh pemanasan, sedangkan tinta atau inkjet tak butuh pemanasan, hanya pembersihan atau cleaning pada print-head printer tersebut.

Continue reading

Posted in Tugas | Leave a comment

Ilmu Sosial dasar

  1. Pengertian Ilmu Sosial

Ilmu sosial adalah ilmu yang mencakup segala aspek dalam kehidupan dimulai dari sifat individu, interaksi antar individu, individu antar kelompok, bahkan kelompok antar kelompok. Hingga dalam interaksi tersebut terjadi konflik, konflik disini berarti luas, tidak hanya masalah, tetepi juga komunikasi yang menimbulkan hubungan timbal balik. Ilmu sosial juga berfungsi mempelajari hubungan tersebut. Ilmu sosial bukan hanya mempelajari interaksi atau hubungan timbal balik antar individu, tetapi juga mempelajari bagaimana memecahkan kasus masalah yang terjadi diantara individu. Karena dalam kehidupan adalah tidak mungkin jika kita  tidak mempunyai masalah, dan disini ilmu sosial sangat berperan penting, karena ilmu sosial mengacu pada beberapa aspek seperti, moral, agama, politik, dan lain-lain.

Continue reading

Posted in Tugas | Leave a comment

Kliring dan Cek

  1. Apa yang kalian ketahui tentang Kliring pada Perbankan ?

Kata kliring sebenarnya berasal dari istilah asing, yakni kata dalam bahasa Inggring yang berbunyi Clearing. Kliring menurut Wikipedia adalah suatu istilah dalam dunia perbankan dan keuangan menunjukkan suatu aktivitas yang berjalan sejak saat terjadinya kesepakatan untuk suatu transaksi hingga selesainya pelaksanaan kesepakatan tersebut. Kliring dibutuhkan untuk mempercepat penyelesaian transaksi perdagangan yang membutuhkan perlengkapan aset transaksi. Hal yang paling mudah dipahami dalam kliring adalah kesepakatan antar lembaga keuangan mengenai hutang piutang dalam suatu transaksi keuangan. Kliring melibatkan manajemen dari paska perdagangan, pra penyelesaian eksposur kredit, untuk memastikan bahwa transaksi dagang terselesaikan sesuai dengan aturan pasar, walaupun pembeli maupun penjual menjadi tidak mampu melaksanakan penyelesaian kesepakatannya. Yang termasuk dalam proses kliring antara lain pelaporan / pemantauan, marjin risiko, netting transaksi dagang menjadi posisi tunggal, penanganan perpajakan dan penanganan kegagalan.

Secara umum kliring melibatkan lembaga keuangan yang memiliki permodalan yang kuat yang dikenal dengan sebutan Mitra Pengimbang Sentral (MPS) atau dalam istilah asingnya dikenal dengan central counterparty. MPS ini menjadi pihak dalam setiap transaksi yang terjadi baik sebagai penjual maupun sebagai pembeli. Dalam hal terjadinya kegagalan penyelesaian atas suatu transaksi maka pelaku pasar menanggung suatu risiko kredit yang distandarisasi dari MPS .

Continue reading

Posted in Tugas | Leave a comment

Peranan Perbankan di Indonesia dengan menggunakan LC

BAB I

PENDAHULUAN

  1. LATAR BELAKANG

Meningkatnya ilmu pengetahuan dan tehnologi perhubungan khususnya pengangkutan dan telekomunikasi pada masa sekarang ini maka perbedaan dan ketergantungan antara negara tersebut tidak sulit lagi diatasi.  Hasil atau produk yang berlebihan dalam suatu negara dengan mudah ditawarkan pada layar kaca kecil (televisi) melalui internet untuk dijual keluar negarI  demikian pula kebutuhan dalam suatu negara yang tidak dapat diproduk atau dihasilkan sendiri dapat dibeli dari luar negeri.dengan mudah.  Perdagangan antar negara sekarang ini sudah merupakan hal yang umum dan biasa.  Transaksi dapat berjalan lancar dan dalam waktu yang tidak lama. Jika dibandingkan pada masa 15 tahun sebelumnya dimana peralatan dan sarana belum memadai sehingga untuk melakukan suatu transaksi internasional membutuhkan waktu yang lama.   Peningkatan tehnologi dalam segala bidang ini sangat membantu negara-negara yang membutuhkan bantuan negara lain untuk mengolahnya produk yang dihasilkan dalam negerinya   tetapi masih dalam bentuk setengah jadi.  Pedagang, dalam hal ini eksportir/penjual dan importir/pembeli  dalam melakukan transaksi  melahirkan hak dan kewajiban, baik bagi pihak eksportir maupun bagi pihak importir.  Eksporitr wajib menyerahkan barang sesuai dengan perjanjian dan berhak menerima sejumlah pembayaran atas harga barang yang telah diserahkan/dijual.  Sedangkan importir wajib menyerahkan sejumlah uang untuk membayar atau melunasi harga barang yang telah diterima/ dibeli dan berhak menuntut penyerahan barang yang telah dibayar/dilunasi harganya tersebut.

Transaksi perdagangan yang para pihaknya  berada disuatu tempat yang sama dan saling berhadapan,  maka pemenuhan hak dan kewajibannya tidak mengalami banyak masalah karena hak dan kewajiban tersebut dapat dilaksanakan secara langsung  (cash and carry).  Akan tetapi apabila pembeli dan penjualnya terpisah, antar negara, maka akan menimbulkan beberapa masalah karena perbedaan-perbedaan yang antara lain :

–     perbedaan penerapan peraturan oleh sistem hukum masing-masing negara

Dalam perdagangan internasional sering terjadi bahwa suatu perjanjian jual beli tidak dapat terlaksana dengan baik disebabkan adanya larangan dari Pemerintah setempat untuk membeli (mengimpor) atau menjual (mengekspor)  komoditi tertentu yang merupakan obyek jual beli.

–     perbedaan penggunaan mata uang  dalam bertransaksi

Penggunaan mata uang asing, nilai tukar mata uang asing tersebut terhadap mata uang setempat harus diperhitungkan dengan cermat agar pihak pembeli tetap mampu membayar bila terjadi devaluasi  pada saat harus membayar harga barang yang diterima atau pihak penjual tetap memenuhi standar mutu barang sesuai dengan perjanjian meskipun  harus mengalami kerugian.

–     perbedaan kebiasaan-kebiasaan umum termasuk istilah-istilah setempat.

Demikian pula dalam melakukan pembayaran transaksi face to face , pembeli akan melakukan pembayaran atas harga barang yang dibeli/diterimanya jika ia telah merasa yakin bahwa kondisi barang yang diterimanya itu sudah sesuai dengan kehendaknya, baik mutu maupun jumlahnya sehingga terjadilan pembayaran secara tunai (cash payment) atau secara kredit.  Dalam perdagangan internasional, para pihak tidak berhadapan langsung dan barang yang akan dibeli juga tidak dilihat atau diteliti secara langsung sehingga adalah sangat berisiko tinggi apabila pembeli langsung melakukan pembayaran harga barang yang belum diterima.

Continue reading

Posted in Tugas | Leave a comment

Prosedur Kredit Pada suatu Bank

KPR BTN Sejahtera FLPP

Bank BTN senantiasa berkomitmen dalam melaksanakan program subsidi pemerintah untuk menyediakan pembiayaan pemilikan rumah tinggal yaitu dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

KPR BTN Sejahtera FLPP adalah kredit pemilikan rumah program kerjasama dengan Kementerian Perumahan Rakyat  dengan suku bunga rendah dan cicilan ringan dan tetap sepanjang jangka waktu kredit, terdiri atas KPR Sejahtera Tapak untuk pembelian rumah Tapak dan KPR Sejahtera Susun untuk pembelian Rumah Susun.

Keunggulan

  • Suku bunga 5% fixed sepanjang jangka waktu kredit
  • Uang muka mulai dari 1%
  • Proses cepat dan mudah
  • Biaya proses sangat ringan
  • Cicilan ringan
  • Jangka waktu sangat flexible s.d. 20 tahun
  • Perlindungan asuransi jiwa dan asuransi kebakaran
  • Memiliki jaringan kerjasama yang luas dengan developer di seluruh wilayah indonesia

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengaruh kredit Usaha Kecil Menengah (UKM) terhadap perekonomian masyarakat Indonesia bila di tinjau dari sudut pandang ekonomi teknik

BAB I

PENDAHULUAN

  1. LATAR BELAKANG

Problematika mengenai angka pengangguran di Indonesia tentu bukan hal baru lagi bagi masyarakat kita. Bahkan menurut Badan Pusat Statistik (Maret 2011), saat ini terdapat lebih dari 8,13 juta jiwa atau setara dengan 6,8 persen pengangguran yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa tingkat pengangguran di negara kita masih cukup tinggi, meskipun jumlah tersebut sudah mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Rendahnya daya serap tenaga kerja di Indonesia membuat kondisi tersebut belum bisa diselesaikan secara tuntas oleh pihak pemerintah maupun instansi terkait lainnya. Karena itulah  dibutuhkan solusi tepat untuk mengurangi jumlah pengangguran yang setiap harinya menunjukan peningkatan. Salah satunya yaitu dengan mendorong laju pertumbuhanusaha kecil menengah di seluruh penjuru Indonesia.

Munculnya unit usaha kecil dan menengah ternyata tidak hanya memberikan dampak positif bagi pendapatan masyarakat, namun juga sangat membantu penyerapan tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Meskipun para pelaku UKM masih sering mendapat kendala khususnya di bidang permodalan, namun kontribusi usaha kecil menengah terhadap penyediaan lapangan kerja cukuplah tinggi, bahkan diperkirakan bisa memberikan peluang kerja bagi 96.211.000 masyarakat, dan menjadi donatur Pendapatan Domestik Bruto (PDB) hingga mencapai 56,53%.

Sejak tahun 2008 sampai 2011, tercatat ada sekitar 52,77 juta unit UKM di Indonesia yang telah memberikan lapangan pekerjaan cukup besar bagi masyarakat lokal yang ada di sekitar lokasi usaha. Kondisi ini tentu merupakan kabar bagus bagi perekonomian Indonesia, mengingat UKM berperan penting sebagai saka guru dan penyelamat perekonomian nasional sejak krisis ekonomi melanda Indonesia pada tahun 1998-1999.

Tumbuhnya UKM-UKM di Indonesia menjadi langkah awal bagi perbaikan ekonomi nasional hingga akhirnya target pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan menjadi 8% di tahun 2014 bisa segera terwujud dengan penciptaan lapangan kerja bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Maju terus UKM Indonesia, dan ciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Salam sukses.

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, oleh karena selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan. Dalam krisis ekonomi yang terjadi di negara kita sejak beberapa waktu yang lalu, dimana banyak usaha berskala besar yang mengalami stagnasi bahkan berhenti aktifitasnya, sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terbukti lebih tangguh dalam menghadapi krisis tersebut. Mengingat pengalaman yang telah dihadapi oleh Indonesia selama krisis, kiranya tidak berlebihan apabila pengembangan sektor swasta difokuskan pada UKM, terlebih lagi unit usaha ini seringkali terabaikan hanya karena hasil produksinya dalam skala kecil dan belum mampu bersaing dengan unit usaha lainnya.

Pengembangan UKM perlu mendapatkan perhatian yang besar baik dari pemerintah maupun masyarakat agar dapat berkembang lebih kompetitif bersama pelaku ekonomi lainnya. Kebijakan pemerintah ke depan perlu diupayakan lebih kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya UKM. Pemerintah perlu meningkatkan perannya dalam memberdayakan UKM disamping mengembangkan kemitraan usaha yang saling menguntungkan antara pengusaha besar dengan pengusaha kecil, dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusianya.

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenisusaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, dan usahanya berdiri sendiri. Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 maka pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”

Usaha Kecil Menengah (UKM) merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja, memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat, berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan berperan dalam mewujudkan stabilitas nasional. Selain itu, UKM adalah salah satu pilar utama ekonomi nasional yang harus memperoleh kesempatan utama, dukungan, perlindungan, dan pengembangan seluas-luasnya sebagai wujud keberpihakan yang tegas kepada kelompok usaha ekonomi rakyat. Meskipun UKM telah menunjukkan peranannya dalam perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai hambatan iklim usaha, baik yang bersifat internal maupun eksternal, contohnya produksi, pengolahan, pemasaran, sumber daya manusia, desain dan teknologi, permodalan.

  1. RUMUSAN MASALAH
  1. Definisi Usaha Kecil Menengah (UKM)
  2. Macam-macam Klasifikasi UKM
  3. Bagaimana kinerja UKM di Indonesia
  4. Masalah apa saja yang dihadapi oleh UKM

III.          TUJUAN

  1. Menjelaskan hal-hal yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah agar mampu berperan sebagai katalisator dalam pengembangan UKM.
  2. Dapat menjadikan bahan tinjauan bagi pemerintah daerah sehingga mampu mengembangkan UKM dengan efektif dan optimal. Dengan kata lain, pemerintah daerah akan mampu menjalankan fungsi sebagai fasilisator, regulator, dan kasalisator pemerintah, akan tumbuh pemikiran-pemikiran baru dalam pengembangan peran pemerintah daerah sebagai regulator, fasilisator dan katalisator.
  1. METODE ATAU STRATEGI

Untuk pengembangan UKM ada beberapa metode atau strategi yang meliputi aspek-aspek sebagai beriukut :

  1. Peningkatan akses produktif terutama modal, di samping juga teknologi, manajemen, dan segi-segi lainnya yang penting.
  2. Peningkatan akses pada pasar, yang meliputi suatu spectrum kegiatan yang luas, mulai dari perancangan usaha, sampai pada informasi pasar, bantuan produksi dan prasarana serta sarana pemasaran
  3. Kewirausahaan , dalam hal ini pelatihan-pelatihan mengenai pengetahuan dan keterampilan yang di perlukan untuk berusaha teramat penting. Namun, bersamaan dengan atau dalam pelatihan itu penting pula ditanamkan semangat wirausaha.
  4. Kelembagaan. Kelembagaan ekonomi dalam arti luas adalah pasar.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Definisi UKM di Indonesia
Beberapa lembaga atau instansi bahkan UU memberikan definisi Usaha Kecil Menengah (UKM), diantaranya adalah Kementrian Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menegkop dan UKM), Badan Pusat Statistik (BPS), Keputusan Menteri Keuangan No 316/KMK.016/1994 tanggal 27 Juni 1994, dan UU No. 20 Tahun 2008. Definisi UKM yang disampaikan berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Menurut Kementrian Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menegkop dan UKM), bahwa yang dimaksud dengan Usaha Kecil (UK), termasuk Usaha Mikro (UMI), adalah entitas usaha yang mempunyai memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, dan memiliki penjualan tahunan paling banyak Rp 1.000.000.000. Sementara itu, Usaha Menengah (UM) merupakan entitas usaha milik warga negara Indonesia yang memiliki kekayaan bersih lebih besar dari Rp 200.000.000 s.d. Rp 10.000.000.000, tidak termasuk tanah dan bangunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan definisi UKM berdasarkan kunatitas tenaga kerja. Usaha kecil merupakan entitas usaha yang memiliki jumlah tenaga kerja 5 s.d 19 orang, sedangkan usaha menengah merupakan entitias usaha yang memiliki tenaga kerja 20 s.d. 99 orang. Berdasarkan Keputuasan Menteri Keuangan Nomor 316/KMK.016/1994 tanggal 27 Juni 1994, usaha kecil didefinisikan sebagai perorangan atau badan usaha yang telah melakukan kegiatan/usaha yang mempunyai penjualan/omset per tahun setinggi-tingginya Rp 600.000.000 atau aset/aktiva setinggi-tingginya Rp 600.000.000 (di luar tanah dan bangunan yang ditempati) terdiri dari : (1) badang usaha (Fa, CV, PT, dan koperasi) dan (2) perorangan (pengrajin/industri rumah tangga, petani, peternak, nelayan, perambah hutan, penambang, pedagang barang dan jasa).

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment