Permasalah Sosial

Etika dan Sopan Santun

Pada suatu malam saya sedang duduk di halte bersama teman saya, keadaan pada malam itu cukup ramai banyak orang yang berlalu lalang dan ada beberapa orang juga yang sedang menunggu di halte tersebut. Mata saya tak berhenti melihat kendaraan dan orang yang sedang lewat, seketika ketika saya sedang berbincang dengan teman saya, ada seorang anak kecil yang sedang memulung dan dia lewat di depan saya dia bilang “Permisi Kak” sambil membungkukan sedikit badannya. Saya langsung kaget melihat anak kecil tersebut, sudah lumayan lama saya duduk di halte tersebut dan sekian banyak orang yang lewat baru anak kecil itu yang bilang permisi. Pada zaman sekarang ini banyak orang yang sudah melupakan kata “Permisi”, banyak orang yang malu atau gengsi untuk berbicara seperti itu, karena sekarang setiap orang sibuk dengan dirinya sendiri dan tidak memperdulikan hal sekitarnya.

Dan pada malam itu saya belajar dari anak kecil itu,saya sebagai Mahasiswa yang lebih berpendidikan dari anak kecil itu suka lupa akan hal sopan satun tersebut, sedang kan anak kecil itu yang tidak bersekolah dia masih menjunjung tinggi etika dan sopan santun.

Teori yang terkait :

Teori hubungan manusia (human relation theory) (Menurut William L.Morrow, Stephen P.Robbin, Stephen K.Bailey, 1986)

“Menitik beratkan bahwa norma-norma sosial merupakan faktor kunci dalam menentukan sikap, perilaku dan tindakan seseorang terutama dalam lingkungan kerja.”

This entry was posted in Tugas. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s